Indahnya Kasih

Eps 10 -​ Indahnya Kasih

Karena perang antara Libya dan Amerika, sehingga dolar Amerika tidak dapat dipakai di Libya. Mei-ni dan Yu-fen memberikan semua perhiasan mereka kepada Nenek. Nenek yang pernah mengalami perang akhirnya terpikirkan suatu ide, yaitu melebur semua emas yang ada lalu menjadikannya lempengan emas yang dapat dimasukkan ke dalam kantong kecil diantara ikat pinggang yang khusus dipesan nenek untuk Guang-zhong agar dibawa ke Libya jika suatu kali tiba-tiba dibutuhkan. Hal itu membuat Guang-zhong merasa sangat terharu.

Akhirnya Ya-fei diangkat sebagai professor madya, Mei-ni juga menikah dengan Huang Zhi-jian dan Guang-zhong pun sudah akan lulus dari universitasnya. Khalil yang mengetahui setelah kembali ke Taiwan Guang-zhong akan menikah, mengucapkan selamat padanya. Kehidupan sebagai mahasiswa di Benghazi sudah akan berakhir, banyak teman yang saling menuliskan alamat masing-masing yang bisa dihubungi.

Karena Guang-zhong dan Ru-yi sudah akan menikah, Nenek Hu kembali meminta Mandor Lin untuk meninggikan rumahnya untuk menjadi kamar pengantin bagi Guang-zhong dan Ru-yi.

Di hari pernikahan, saat harus berpamitan kepada orang tua Ru-yi, Guang-zhong bilang sebagai seorang Muslim, dia hanya bisa berlutut di depan Allah. Hal ini membuat suasana sesaat menjadi tegang, tapi ibu Ru-yi bisa mengerti dan akhirnya semua bisa berjalan lancar. Setelah menikah Guang-zhong harus menjalani wamil, mereka berdua kembali hidup terpisaha lagi. Ru-yi pun mulai bekerja di perusahaan yang dibuka oleh kakak pertama Guang-zhong dan suaminya.

Suatu kali Guang-zhong bertemu 2 mahasiswa Turki yang berencana untuk membuka sekolah di Taiwan. Mereka meminta bantuan Guang-zhong, Guang-zhong pun menyanggupi.

DAAI Guest Room

Next Episode

Recommendation